DUPLIKASI
PRESENTASI
Sebelum Anda
melakukan presentasi, kita harus mempersiapkan diri dengan sebuah tujuan yang
jelas kenapa melakukan presentasi. Hal ini sama seperti pergi memancing, apa
tujuan utamanya? Apakah sekedar untuk menikmati udara segar atau untuk
mendapatkan ikan? Jika hanya untuk menikmati udara segar, artinya tujuan
memancing adalah untuk memuaskan hobi, berarti bukan sesuatu yang vital, apakah
mendapatkan ikan atau tidak. Tetapi jika tujuannya adalah demi mencari nafkah,
maka kita harus melakukannya dengan lebih serius dan mempersiapkan dengan lebih
baik agar benar-benar dapat memperoleh banyak ikan. Hanya sebuah kegiatan
sederhana ‘memancing’ tapi akan membawa perbedaan yang sangat besar jika sudah
menetapkan atau tahu tujuannya diawal.
Sama seperti
melakukan presentasi, apakah kita hanya bertujuan untuk berkunjung ke rumah
teman atau tujuannya adalah membangun bisnis? Jika bertujuan membangun bisnis,
maka ada 3 hasil terbaik yang ingin kita dapatkan dari sebuah presentasi,
yaitu:
a.
Menemukan orang yang tepat
untuk menjadi mitra usaha sebagai anggota aktif (kategori A)
b.
Mendapatkan janji follow up
c.
Menemukan orang yang tepat
untuk menjadi anggota pasif yang menggunakan produk saja (kategori B) atau
pelanggan atau konsumen atau pemberi referensi.
Selain hal
diatas, presentasi juga harus dilakukan dengan memanfaatkan ‘People Skill’,
dimana saat presentasi, penting untuk mengasah kemampuan Anda dalam membina
hubungan antar manusia. Dan saat presentasi itulah saatnya mempraktekkan
teori-teori yang kita dengar dalam pelatihan dan atau yang kita baca di
buku-buku mengenai ‘People Skill’. Teori tersebut diantaranya:
a.
Mengawali presentasi dengan
kesan penampilan yang baik, usahakan Anda memberikan kesan positif sebagai
kesan pertama saat bertemu dengan prospek. Jika ingin menawarkan bisnis yang
serius, kenakanlah pakaian yang rapih dan pantas untuk mempresentasikan sebuah
bisnis.
b.
Belajar mengenal nama-nama
prospek yang hadri dalam ruang tamu sebuah home meeting. Menyebutkan nama
mereka akan menjadi satu kalimat yang sangat menyenangkan bagi setiap orang.
c.
Anda harus terlihat antusias.
Saat presentasi, tunjukkan bahwa ini adalah bisnis yang menarik dengan bahasa
tubuh dan intonasi saat berbicara.
d.
Tataplah mata orang-orang
dengan sopan saat Anda melakukan presentasi, seandainya presentasi menggunakan
whiteboar atau lembar presentasi, usahakan sesekali menatap dengan siapa Anda
berbicara, jangan sampai badan atau mata Anda hanya terpaku menghadap
whiteboard atau menatapa lembar presentasi terus menerus.
e.
Tunjukkan sikap professional
atau gestur yang sopan sehingga Anda lebih dihargai tetapi tidak terlihat
sombing atau hebat.
Jika Anda sudah memahami teori-teori ini, sudah saatnya Anda mempraktekkannya dalam presentasi agar bisnis jaringan Anda dapat dengan mudah terduplikasi.

No comments :
Post a Comment