Blog Berbagi Informasi

Saturday, 12 August 2017

HADAPI MASA-MASA SULIT ANDA

No comments :


HADAPI MASA-MASA SULIT ANDA

Kehidupan manusia adalah kehidupan yang ‘jatuh bangun’. Tuhan tidak pernah menjanjikan langit yang selalu biru, namun satu hal yang pasti adalah setelah hujan reda selalu tampak pelangi. Bukan perkara bagaimana kita gagal atau menghadapi masalah, namun yang terpenting adalah bagaimana kita bangkit dar kegagalan tersebut dan memulai kembali setelah gagal. Pada kenyataannya, ada begitu banyak manusia yang dengan mudah melakukan vonis terhadap dirinya sendiri dan memastikan bahwa dia tidak bisa melakukan apa-apa, karena sudah pernah melakukan kesalahan fatal. Keberhasilan bukan diukur dari posisi yang telah dicapai sesorang dalam kehidupan, melainkan dari rintangan-rintangan yang diatasinya saat berusaha untuk berhasil. Disinilah letak nilai kehidupan yang bermakna tersebut.

Pengalaman bukanlah apa yang terjadi pada seseorang, melainkan apa yang dilakukan seseorang terhadap apa yang terjadi padanya. Mungkin itu pengalaman pahit yang menyisakan duka atau pengalaman manis yang memotivasi kita untuk membuat hidup lebih hidup. Apa pun itu, bukan peristiwanya yang penting, melainkan sejauh mana kita merespon peristiwa tersebut. Terkadang pengalaman-pengalaman yang tidak menyenangkan cenderung membuat seseorang menjadi pesimis melihat kehidupan ini. Lebih hebatnya lagi, peristiwa kecil yang terjadi dapat berkembang dalam pikiran seseorang melalui imajinasinya sehingga seolah-olah peristiwa tersebut demikian tragis telah merebut optimism seseorang.

Manusia diberi akal, hati nurani, dan dorongan oleh Sang Pencipta untuk bangkit dari setiap kegagalan dan peristiwa yang begitu menekan. Tidak ada masalah yang terlalu besar untuk dihadapi, tidak ada langkah yang terlalu panjang untuk dijalani, dan tidak ada orang yang terlalu sulit untuk dihadapi ketika kita mampu menyikapi setiap peristiwa yang terjadi dengan hati yang jernih dan kepala dingin. Seorang filsuf pernah bertutur, “Kita tidak akan pernah bisa mengukur betapa tingginya sebuah gunung, hingga kita sudah berada dipuncaknya dan mengatakan bahwa sebenarnya tinggi gunung ini tidak seberapa”. Artinya, jangan pernah menyerah sebelum pernah mencoba. Kekuatan terbesar untuk menyelesaikan pekerjaan adalah pada saat kita berani untuk memulainya. Bukankah seribu langkah ke depan dimulai dari langkah pertama?

Selanjutnya, jangan lupa untuk membuka jalinan silaturahmi dengan orang lain untuk membagi pengalaman (sharing). Dalam percakapan yang dibagi tersebut, selain mengurangi beban mental dan memungkinkan kita menemukan solusi untuk bangkit. Terakhir, berkumpullah dengan orang-orang yang menularkan hal positif, dengan begitu kita akan tertular hal-hal positif tersebut.
 
Ingat, seorang kapten yang hebat adalah dapat menaklukkan ombak besar dilautan. Dan setelah melewati masa yang sulit, yakinlah, Anda akan menjadi orang yang hebat.

No comments :

Post a Comment