BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Umat Islam
di Spanyol telah mencapai kejayaan yang gemilang,
banyak prestasi yang mereka peroleh, bahkan pengaruhnya membawa Eropa
dan juga dunia kepada kemajuan yang lebih kompleks, terutama dalam hal kemajuan
intelektual. Dalam masa lebih dari tujuh abad kekuasaan Islam
di Spanyol, umat Islam
telah mencapai kejayaannya di sana.
Banyak prestasi yang mereka peroleh, bahkan pengaruhnya membawa Eropa,
dan kemudian dunia, kepada kemajuan yang lebih kompleks.
Spanyol adalah negeri yang subur. Kesuburan itu mendatangkan penghasilan ekonomi yang tinggi dan pada gilirannya banyak menghasilkan pemikir. Masyarakat Spanyol Islam merupakan masyarakat majemuk (heterogen) yang terdiri dari komunitas-komunitas Arab (Utara dan Selatan), al-Muwalladun (orang-orang Spanyol yang masuk Islam), Barbar (umat Islam yang berasal dari Afrika Utara), al-Shaqalibah (penduduk daerah antara Konstantinopel dan Bulgaria yang menjadi tawanan Jerman dan dijual kepada penguasa Islam untuk dijadikan tentara bayaran), Yahudi, Kristen Muzareb yang berbudaya Arab, dan Kristen yang masih menentang kehadiran Islam. Semua komunitas itu, kecuali yang terakhir, memberikan saham intelektual terhadap terbentuknya lingkungan budaya Andalus yang melahirkan Kebangkitan Ilmiah, sastra, dan pembangunan fisik di Spanyol
Sejarah telah mencatat masa kegemilangan Islam ini, dimana perkembangan
ilmu pengetahuan dan peradaban ini tidak terjadi dengan begitu saja. Bahwa
perlu diketahui ada banyak tokoh yang berjuang dan sangat berperan dibelakang
layar kejayaan ini. Maka dari itu dalam makalah ini akan diangkat nama-nama
tokoh yang mempunyai peran tersebut.
B. Batasan Masalah
Dari topik yang ada, agar tidak meluas maka saya ambil batasan
permasalahan sebagai berikut:
a)
Apa saja bidang keilmuan yang mengalami kemajuan?
b)
Siapa saja tokoh-tokoh yang muncul?
C. Metode dan Sistematika Penulisan
Metode yang saya lakukan adalah dengan melakukan observasi secara
literature dengan mencari referensi dari buku-buku dan media internet dan
sistematika yang dibuat adalah:
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
BAB I : PENDAHULUAN
BAB II : PEMBAHASAN
BAB II : PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA
BAB II
PEMBAHASAN
A. Perkembangan Ilmu Pengetahuan
Pada Bani Umayyah di Spanyol dapat dikatakan mencapai
kegemilangannya dalam segala bidang. Saat itu Islam mencapai puncak kejayaannya
sebelum akhirnya mengalami kemunduran. Saat Bani Umayyah menguasai Spanyol
banyak muncul tokoh-tokoh yang memajukan ilmu pengetahuan, baik dalam filsafat,
sastra, pengetahuan alam (sience) dan lain-lain. Adapun tokoh-tokoh tersebut
sebagai berikut:
1. Filsafat
dan Sufistik
Islam di Spanyol telah mencatat satu lembaran budaya yang
sangat brilian dalam bentangan sejarah Islam.
Ia berperan sebagai jembatan penyeberangan yang dilalui ilmu pengetahuan Yunani-Arab ke Eropa
pada abad ke-12. Minat terhadap filsafat dan ilmu
pengetahuan mulai dikembangkan pada abad ke-9 M selama pemerintahan penguasa Bani Umayyah yang ke-5, Muhammad ibn Abdurrahman (832-886 M). Atas inisiatif al-Hakam
(961-976 M), karya-karya ilmiah
dan filosofis diimpor dari Timur dalam jumlah besar, sehingga Cordova
dengan perpustakaan dan universitas-universitasnya mampu menyaingi Baghdad sebagai pusat utama ilmu pengetahuan di
dunia Islam. Apa yang dilakukan oleh para pemimpin
dinasti Bani Umayyah di Spanyol ini merupakan persiapan untuk melahirkan
filosof-filosof besar pada masa sesudahnya. Adapun tokoh-tokoh tersebut
yang muncul, diantaranya:
1)
Abu Bakr Muhammad ibn al-Sayigh yang lebih
dikenal dengan Ibn
Bajjah. Dilahirkan di Saragossa,
ia pindah ke Sevilla dan Granada. Meninggal karena keracunan di Fezzan tahun
1138 M dalam usia yang masih muda. Seperti al-Farabi dan Ibn Sina
di Timur, masalah yang dikemukakannya bersifat etis
dan eskatologis.
Karyanya adalah Tadbir
al-Mutawahhid.
2)
Abu
Bakr ibn Thufail, penduduk asli Wadi Asy,
sebuah dusun kecil di sebelah timur Granada dan wafat pada usia lanjut tahun 1185 M. Ia banyak menulis
masalah kedokteran, astronomi dan filsafat. Karya filsafatnya yang sangat terkenal
adalah Hay
ibn Yaqzhan.
3)
Ibn Rusyd
dari Cordova.
Ia lahir tahun 1126 M dan
meninggal tahun 1198 M. Ciri
khasnya adalah kecermatan dalam menafsirkan naskah-naskah Aristoteles dan kehati-hatian dalam menggeluti
masalah-masalah menahun tentang keserasian filsafat dan agama. Dia juga ahli fiqh
dengan karyanya Bidayatul-
Mujtahid.
4)
Ibnu ‘Arabi (wafat
1240 M), seorang yang berfaham sufisme.
2. Sains
& Sejarah
IImu-ilmu kedokteran, musik,
matematika, astronomi, kimia
dan lain-lain juga berkembang dengan baik. Adapun tokoh-tokohnya sebagai
berikut:
1)
Abbas
ibn Famas termasyhur dalam ilmu kimia
dan astronomi. Ialah orang pertama yang menemukan
pembuatan kaca dari batu.
2)
Ibrahim ibn Yahya al-Naqqash terkenal dalam ilmu
astronomi. Ia dapat menentukan waktu terjadinya
gerhana matahari dan menentukan berapa lamanya. Ia juga berhasil membuat
teropong modern yang dapat menentukan jarak antara tata surya dan bintang-bintang.
3)
Ahmad
ibn Ibas dari Cordova
adalah ahli dalam bidang obat-obatan.
4)
Ummul Hasan binti Abi Ja'far dan saudara
perempuan al-Hafidz adalah dua orang ahli kedokteran dari kalangan wanita.
5)
Ibn
Jubair dari Valencia (1145-1228 M) menulis tentang
negeri-negeri muslim Mediterania dan Sicilia dan Ibn
Batuthah dari Tangier (1304-1377 M) mencapai Samudera Pasai dan Cina
(ahli geografi).
6)
Ibnul
Khatib (1317-1374 M)
menyusun riwayat Granada
7)
Ibn Khaldun dari Tunisia adalah perumus filsafat sejarah. Semua sejarawan di atas bertempat
tinggal di Spanyol, yang kemudian pindah ke Afrika. Itulah
sebagian nama-nama besar dalam bidang sains.
8)
Ibnu Qutaybah (wafat 977 M), seorang ahli sejarah
Spanyol.
9)
Ibnu Hayyan (988-1076), ahli sejarah.
10) Abu
Ubayid al Bakri ( wafat 1094 M), ahli geografi.
11) Al
Darisi lahir 1100 M seorang ahli geografi.
12) Abu
Al Hussain bin Ahmad ( lahir 1145 M) ahli geografi
13) Ibnu
Batutah (1304-1377 M), tokoh yang melakukan perjalanan 4 kali ke Mekkah kemudian
dilanjutkan ke Negeri-negeri muslim lainnya seperti: Srilangka, Bengal, Cina dan pedalaman Afrika.[1]
14) Abu
Ma’syar (al Falaki), Ia mengatakan bahwa posisi bintang-bintang berpengaruh
terhadap kelahiran, kematian, dan apa saja yang terjadi dimuka bumi ini.
15) Al
Majriti (lahir 1007 M), seorang astronomi modern pada masanya.
16) Al
Zarqali (1029-1087 M), seorang astronomi & matematika.
17) Ibnu
Aflah (lahir 1140 M), seorang astronomi & matematika.
18) Al
Bitruji (lahir 1204 M) seorang astronomi & matematika.
19) Ibnu
Sab’in, ahli ilmu tanaman yang menemukan bahwa kelamin antara pohon palem dan
rami berbeda dan menemukan 3 teori reproduksi tanaman, yakni: stek, persemaian
benih dan yang tumbuh secara spontan.[2]
20) Al
Zahrawiy, hidup pada abad X dan seorang ahli bedah karyanya adalah Al Tasrif.
21) Ibnu
Julul (944-994 M), seorang dokter khalifah pada masanya karyanya adalah
Thabaqod Al Thalib.
22) Ibnu
Al Wafid (1007-1067 M), ahli Farmakologi, seorang dokter dan ahli tumbuhan,
karyanya adalah Kitab Al Wisad
23) Ibnu
Safar (wafat 1035), seorang ahli matematika dan astronomi karyanya adalah table
astronomi dan astrolable.
3. Fiqh
Dalam bidang fiqh,
Spanyol
Islam dikenal sebagai penganut madzhab Maliki. Adapun yang memperkenalkan madzhab ini di sana adalah:
2)
Ibn Yahya
yang menjadi Qadhi
pada masa Hisyam Ibn Abdurrahman.
5)
Ibn Hazm
6)
Abu Marwan (wafat 1078 M), seorang ahli fiqih, ahli
Qur’an dan ahli juga dalam kedokteran.
7)
Abu al A’la (wafat 1030 M), seorang ahli hadist, ahli
filsafat dan ahli diagnosa.
4. Musik
dan Kesenian
Dalam bidang musik
dan suara, Spanyol
Islam mencapai kecemerlangan dengan tokoh-tokohnya:
1)
al-Hasan
Ibn Nafi' yang dijuluki Zaryab.
Setiap kali diselenggarkan pertemuan dan jamuan, Zaryab
selalu tampil mempertunjukkan kebolehannya. Ia juga terkenal sebagai
penggubah lagu. Ilmu yang dimiliknya itu diturunkan kepada anak-anaknya baik
pria maupun wanita, dan juga kepada budak-budak, sehingga kemasyhurannya
tersebar luas.
2)
Abd Al Wahid bin Zaydan (1003-1071), beliau
menggabungkan sya’ir dengan nyanyian, karyanya Muwashshah.
3)
Walladah (meninggal 1087), karyanya Jazal dengan
melakukan hal yang sama dengan Abd Al Wahidin. Sehingga sampai saat ini
orang-orang Kristen mengadopsinya untuk himne-himne Kristiani.
4)
Badr dan Tarif, dua orang pengrajin dari Arab yang
merupakan anggota Istana dan membuat peti mayat kayu yang dilapisi perak yang
berkilat dan bergambar, sampai saat ini benda tersebut masih terpelihara di
altar katedral di Gerona.
5. Bahasa
dan Sastra
Bahasa Arab telah menjadi bahasa
administrasi dalam pemerintahan Islam
di Spanyol. Hal itu dapat diterima oleh orang-orang
Islam dan non-Islam.
Bahkan, penduduk asli Spanyol menomor-duakan
bahasa asli mereka. Mereka juga banyak yang ahli dan mahir dalam bahasa Arab, baik keterampilan berbicara maupun
tata bahasa. Adapun tokoh-tokoh yang telah berjasa antara lain:
1)
Ibn
Sayyidih
3)
Ibn Khuruf
4)
Ibnul-Hajj
8)
Ibn
Abd Rabbih, penulis Al-'Iqd al-Farid & Al Aghani
9)
Ibn
Bassam, penulis al-Dzakhirahji Mahasin Ahl al-Jazirah
10) al-Fath
ibn Khaqan, pengarang kitab al-Qalaid
11) Abu Faraj al-Ashafani penulis yang tinggal
di Baghdad
kemudian didatangi utusan Amir Andalusia untuk memberikan naskah karangan lagu
dan syair-syair al-Aghani dan menerima hadiah seribu dirham[3]
12) Nicholas, Biarawan yang dikirim kaisar
Constantinus atas permintaan Abdurrahman III untuk mengajarkan bahasa Yunani di
Codova. [4]
13) Al Qali (901-967 M) seorang profesor
Universitas Cordova kelahiran Amenia yang belajar di Baghdad, ahli tata bahasa & leksikografi.
14) Muhammad
bin Hasan AlZubaydi (928-989), murid Al Qali yang mewarisi dan meneruskan keahlian
gurunya.
15) ‘Ali
bin Hazm (terkenal dengan nama Ibnu Hazm), penulis sya’ir cinta berjudul Tawq
Al Hamamah.[5]
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan diatas maka dapat kita simpulkan bahwa Islam pada
masa Bani Umayyah menguasai Spanyol tidak hanya kejayaan berupa kekuasaan yang
mencapai puncaknya, disisi lain pintu kejayaan ini merupakan sebuah gerbang
yang terbuka lebar untuk kemajuan dalam bidang pengetahuan dan intelektual
didunia Islam yang ditandai oleh banyaknya tokoh-tokoh yang bermunculan sesuai
dengan bidang keahliannya masing-masing.
DAFTAR PUSTAKA
M.Ag., H.M. Syatiri Sofyan Lc. 1998. Sejarah
Peradaban Islam. Bogor.
Universitas Ibn Khladun.
Bastori, Hepi Andi. Sejarah Para
Khalifah.
www.scribd.com.
Sejarah Peradaban dan Pemikiran
pada Masa Bani Umayyah
ichsanmufti.wordpress.com/.../sejarah-perkembangan-sastra-arab-dinasti-bani-umayyah/
No comments :
Post a Comment