PENJELASAN KITAB RISALAH AL-JAMI'AH
OLEH AL-HABIB AHMAD BIN NOVEL JINDAN BIN SYEKH ABU BAKAR BIN SALIM
وانه
بعث سيدنا محمد عبده ورسوله إلى جميع الخلق لهدايتهم ولتكمل معاشهم ومعادهم, وأيده
بالمعجزات الظاهرة.
وانه
عليه الصلاة والسلام صادق بما اخبر عن الله من الصراط والميزان والحوض وغيرذالك من
أمور الآخرة والبرزخ ومن سؤال الملكين وعذاب القبر ونعيمه .
وأن
القرآن وجميع كتب الله المنزلة حقٌ والملائكة حقٌ والجنة حقٌ والنار حقٌ و جميع
ماجاء به سيدنا محمد صلى الله عليه وسلم حقٌ
Didalam pertemuan kita yang lalu
dibahas mengenai aqidah yang harus dianut oleh setiaporang yang beriman kepada
Allah SWT, setiap muslim dan mukmin. Didalam pertemuan yang lalupun dibahas
mengenaiaqidah kepercayaan yang harus dianut antara kita dengan Allah SWT.
Kemudian disini dibahas mengenai aqidah kepercayaan yang harus kita anut yaitu
tentang Sayyidina Muhammad SAW. Sebab setiap individu diantara kita ketika
masuk didalam agama islam, maka ia harus mengucapkan kalimat لا إله إلا الله
محمد رسول الله . ketika malaikat Jibril AS dating kepada Rasulullah SAW
dengan menyerupai seorang manusia yang tidak dikenal oleh sahabat, dating
dengan pakaian putih bersih menghadap Rasulullah SAW kemudian ia bertanya
" يارسول الله, أخبرني عن الإسلام ( wahai Rasulullah ajarkan
kepadaku mengenai islam!)maka Rasulullah SAW menjawab " ان تشهد ان
لاإله إلا الله و أن محمد رسول الله " ( hendaknya engkau bersaksi
bahwa tiada Tuhan selain Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah)
tentang kesaksian kita bahwa tiada Tuhan selain Allah telah kita bahas pada
bebrapa pertemuan kita yang lalu, sejak zaman keberadaan Habib Munzir hingga
Habib Jindan pada minggu yang lalu. Dan sekarang bagian yang kedua daripada
syahadah yaitu kesaksian kita kepada Allah tentang Nabi Muhammad SAW.
Kita harus meyakini pertama harus
mengetahui bahwa Allah SWT telah mengutus, memilih seorang hambaNya yang
terbaik di alam semesta ini. Tidak pernah Allah menciptakan manusia ataupun
ciptaan yang lebih agung, lebih mulia, lebih baik daripada Nabi Muhammad SAW.
Beliau adalah sebaik-baik makhluk secara mutlak dipilih oleh Allah SWT. Sebelum
alam semesta diciptakan, Nabi Muhammad SAW telah dipilih oleh Allah menjadi
Nabi utusan Allah ta'ala.
Allah SWT mengutus pemimpin yaitu
Nabi besar Muhammad SAW yangmana Beliau hamba Allah dan utusan Allah SWT. Gelar
hamba adalah gelar yang paling mulia yang disandang oleh Nabi Muhammad SAW.
Allah SWT berfirman dalam al-Quran " سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى
بِعَبْدِهِ لَيْلًا " ( Maha Suci Allah yang telah memperjalankan
hambaNya ) disini Allah menggunakan kata 'hambaNya' adalah gelar yang
teragung yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad SAW.
Allah mengutus Nabi Muhammad SAW
bukan hanya kepada bangsa Arab, bukan hanya kepada orang - orang yang hidup di
zamannya, akan tetapi Allah mengutus Nabi Muhammad kepada seluruh alam semesta.
Nabi-nabi terdahulu sebelum beliau diutus oleh Allah SWT hanya untuk kaumnya
saja, Nabi Musa diutus hanya kepada bani Isroil begitu pula Nabi Hud hanya
kepada kaumnya, Nabi Sholeh demikian kepada kaumnya. Setiap Nabi sebelum Nabi
Muhammad SAW mereka diutus terbatas hanya kepada kaumnya saja. Kecuali Nabi
Muhammad SAW, beliau diutus kepada seluruh ciptaan Allah SWT khususnya kepada
manusia, jin, dan malaikat.
Bahkan Imam Nabhany syekh Yusuf bin
Ismail An- Nabhany didalam kitabnya Anwarul Muhammadiyah beliau mengatakan
bahwa Nabi Muhammad diutus bukan hanya kepada manusia akan tetapi juga kepada
para jin, kepada para malaikat, bahkan kepada benda matipun mendapatkan
keberkahan dari diutusnya Nabi Muhammad SAW. Bahkan Nabi Muhammad diutus oleh
Allah bukan hanya kepada seluruh manusia yang hidup pada masa beliau ataupun
setelahnya, bahkan beliau diutus untuk umat sebelumnya. Walaupun Nabi Muhammad
diutus setelah para Nabi Nabi dan umatnya, akan tetapi kenabian beliau telah
ada sebelum Nabi Adam diciptakan oleh Allah SWT. Sehingga ( berkata syekh Yusuf
bin Ismail ) mereka para Nabi-Nabi yang datang sebelum Nabi Muhammad SAW
tidaklah lain hanya sebagai wakil dari Nabi besar Muhammad SAW. Beliau SAW adalah
Nabinya para Nabi, sehingga beliau bersabda didalam haditsnya "وبعثت
إلى الخلق كافة " ( dan aku diutus kepada seluruh makhluk Allah SWt
seluruhnya) dan Allah menegaskan didalam al-quran dengan berfirman " وما
أرسلناك إلا رحمة للعالمين " ( dan Aku tidak mengutusmu wahai
Muhammad terkecuali untuk alam semesta sekalian )
Beliau adalah sebaik-baiknya ciptaan
Allah yang dipilih sebagai utusan Allah , menyampaikan kepada sekalian ciptaan
Allah SWT agama Allah, aturan - aturan Allah untuk kebaikan seluruh ciptaan
Allah di alam semesta ini.
Nabi Muhammad SAW diutus oleh Allah
SWT untuk membawa petunjuk, membawa hidayah untuk alam semesta sekalian.
Sehingga mereka yang mengikuti petunjuk yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW maka
ia akan memperoleh kebahagiaan didunia maupun diakherat, adapun mereka yang
berpaling dari petunjuk hidayah yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW yang
datangnya dari Allah maka mereka tidak akan mendapatkan kebahagiaan melainkan
kehancuran didunia dan di akherat.
Dan Allah memberikan anugerah kepada
Nabi Muhammad Saw sebagai bukti yang menunjukan bahwa beliau adalah utusan dari
Allah SWT. Allah SWT memberikan anugerah-anugerah berupa mukjizat yang
membuktikan bahwa Nabi Muhammad SAW sebagai utusan Allah yang diutus untuk
membawa hidayah bagi alam semesta sekalian. Begitu pula para Nabi lainnya,
mereka ketika dipilih oleh Allah dan diangkat menjadi Nabi, mereka diberikan
bekal berupa mukjizat- mukjizat yang membuktikan kebenaran mereka bahwa mereka
adalah utusan Allah SWT.
Dan Allah memberikan anugerah ini
kepada Rasulullah SAW, dan kita mengetahui bahwa Nabi Nabi diberikan mukjizat
oleh Allah SWT akan tetapi Nabi Muhammad SAW diberikan keistimewaan oleh Allah
SWT, yaitu mukjizat beliau adalah sebaik-baiknya mukjizat yang ada dialam
semesta. Sehebat apapun mukjizat yang diberika kepada Nabi Nabi terdahulu tidak
ada apa-apanya jika dibandingkan dengan mukjizat Nabi Muhammad SAW.
Bahkan para ulama mengatakan
diataranya syekh Yusuf bin Ismail yangmana beliau mengarang sebuah kitab ' حجة
الله على العالمين في معجزات سيدالمرسلين ' kitab yang berbicara tentang
apapun mukjizat- mukjizat Nabi Muhammad SAW ( hampir terdiri dari 1000 halman
). Nabi- Nabi yang terdahulu hanya diberikan beberapa mukjizat yang kecil yang
sedikit walaupun terlihat besar, akan tetapi Nabi Muhammad SAW diberikan
mukjizat yang demikian banyak. Imam al- Haddad mengatakan " Allah
memberika Nabi Muhammad mukjizat yang tak terhitung jumlahnya "
Dan dari sekian banyak mukjizat yang
beliau sebutkan ( syekh Yusuf ) dan ulama ulama lainnya mengatakan " tidak
ada mukjizat pada Nabi Nabi terdahulu melainkan juga diberikan kepada Nabi
Muhammad SAW atau kepada umat beliau, mukjizat yang sama ataupun lebih hebat
dari itu."
Kita melihat mukjizat mukjizat yang
diberikan kepada Nabi Nabi terdahulu, akan tetapi lihatlah kabar pasti mengenai
mukjizat yang diberikan kepada Nabi Muhammad SAW jauh lebih hebat dari mukjizat
mukjizat tersebut. Sebab beliau adalah manusia yang paling dicintai oleh Allah
SWT. Imam Abdurrahim al- Bur'iy mengatakan tentang mukjizat yang diberikan
kepada Nabi Muhammad SAW " apabila Nabi Ibrahim AS dijadikan oleh Allah
sebagai khalilullah, Nabi Muhammad adalah Habibullah kekasih Allah SWT. Kalau
Nabi Musa dijadikan sebagai kaliimullah , yang berbicara dengan Allah, mendengar
firmanNya langsung dari Allah, maka Nabi Muhammad SAW diberikan jauh lebih
agung, Nabi Musa berbicara dengan Allah diatas bukit Thur, akan tetapi Nabi
Muhammad SAW berbicara langsung dengan Allah, melihat Allah, menghadap Allah
bukan dengan permintaan akan tetapi dipanggil naik pada malam isra mi'raj
kelangit ketujuh bahkan lebih jau dari itu. Anugerah yang diberikan Allah
kepada Nabi Muhammad jauh lebih besar daripada yang diberikan kepada Nabi Musa
AS. Ketika Nabi Musa ingin bermunajat kepada Allah di lembah suci, lembah
Thuwa, beliau diperintahkan Allah untuk melepaskan sendalnya karena berada
dilembah yang suci. Tapi lihatlah Nabi Muhammad SAW ketika beliau isra mi'raj
bersama malaikat Jibril naik kelangit yang ketujuh hingga sidratul muntaha,
sehingga ketika melewati sidratul muntaha Nabi beroisah dengan Malaikat Jibril
dan meneruskan perjalanan, malaikat Jibril mengatakan " wahai Muhammad
teruskanlah perjalanmu, batasku hanya disini , aku tidak diizinkan melewati
batas ini. Kalau aku melewati batas ini maka aku akan hancur terbakar sedangkan
engkau melewati batas ini dan meneruskan perjalanan maka engkau akan bertemu
dengan Allah SWT" maka Rasulullah SAW meneruskan perjalannya tanpa
diperintahkan melepaskan sendal beliau. Sendal beliau masuk kedalam tempat yang
tidak bisa dimasuki oleh malaikat Jibril AS. Sehingga Imam Nabhany mengatakan
" diatas kepala seluruh makhluk ini telah dipijak oleh sendal Nabi
Muhammad SAW."
Anugerah yang agung yang diberikan
kepada Nabi Muhammad lebih dari anugerah yang diberikan kepada Nabi Nabi
terdahulu. Jikalau Nabi Musa diberikan Allah dengan membelah batu dengan
tongkatnya maka keluar air yang terpancar yang diminum oleh ribuan umatnya dari
kaum bani Isroil. Itu hal yang wajar karena air pada dasarnya keluar dari mata
air dalam tanah atau batu. Akan tetapi Nabi Muhammad diberikan anugerah bahwa
pasukannya yang ikut berperang dengan beliau yang berjumlah ribuan pasukan
minum dari air yang keluar dari sela-sela jari Nabi Muhammad SAW.
Nabi Isa AS diberikan Allah anugerah
dapat menghidupkan orang mati, akan tetapi Nabi Muhammad dapat menghidupkan
benda mati, ketika duduk dengan beberapa sahabat beliau, beliau mengambil
beberapa batu ditangannya, saat itu batu tersebut hidup dan berbicara dengan
lantangnya mengucapkan tasbih kepada Allah SWT yang didengar oleh para sahabat
semuanya. Nabi Muhammad bukan hanya menghidupkan orang mati melainkan beliau
menghidupkan benda mati yang merupakan anugerah yang lebih agung dibandingkan
anugerah yang diberikan Allah kepadas Nabi Isa AS.
Nabi Musa AS diberikan anugerah oleh
Allah dapat membelah lautan, dan tidak pernah diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad
SAW membelah lautan. Akan tetapi, apa yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad
SAW dan umatnya jauh lebih agung. Nabi Musa dapat membelah lautan sedangkan
Nabi Muhammad, umat beliau yang diberikan anugerah oleh Allah SWT. Didalam
riwayat ketika Nabi Muhammad SAW mengutus salah seorang sahabat beliau yaitu
sayyidina 'Ala bin al-Hadromy untuk pergi kedaerah Bahrain, disana ada orang -
orang kafir yang tidak mau membayar fidyah. Diperangioelh sayyidina 'Ala dan
kebetulan keberadaan mereka diseberang lautan. Maka berangkatlah sayyidina 'Ala
bin al- Hadromy bersama pasukan nya, ketika sampai di pesisir, mereka menyewa
kapal untuk menyebrangi lautan, pada malam hari kapal tersebut dibakar hangus
oleh orang- orang kafir. Mereka membakarnya agar menghalangi perjalanan sahabat
tersebut. Akan tetapi, para sahabat ketika melihat keadaan kapal mereka, mereka
tidaklah kaget ataupun bingung, akan tetapi mereka hanya bertahajjud bermunajat
kepada Allah SWT. Inilah prajurit-prajurit yang pantang mundur, tidak memandang
kepada materi, tidak memandang kepada persenjataan yang lengkap, mereka
memiliki Allah diatas segala-galanya.
Sayyidina 'Ala ketika melihat para prajuritnya
tunduk kepada Allah SWT, esok harinya beliau memerintahkan prajurit untuk
berkumpul dan bersiap untuk bertempur. Tak ada satupun yang kebingungan karena
kapal hancur, mereka berkumpul dengan onta mereka dan membawa persenjataan
mereka dengan lengkap lalu berbaris dan dihadapan mereka lautan. Lalu sayyidina
'Ala berdoa kepadaAllah, " ya Allah Tuhan yang Maha Agung, kami datang
demi untuk menegakkan agamaMu, kami diutus oleh Nabi Muhammad SAW untuk
menyampaikan agamaMU kepada mereka, maka ya Allah tundukkanlah kepada kami
lautan ini sebagaimana Kau tundukkan laut kepada NabiMu Musa AS". Setelah
berdoa , beliau memulai perjalanan dan para sahabat tidak ada yang mengingkari
karena mereka mengetahui dan memiliki iman yang kuat kepada Allah SWT. Seketika
itu, sayyidina 'Ala menerjang lautan dan seketika itu pula lautan mengeras
bagaikan batu yang sangat keras, tidak ada satu kakipun yang basah terkena air.
Maka semua para sahabat menerjang lautan tersebut hingga mereka menyebrangi
lautan. Ketika sampai diseberang para musuh menyerah tanpa syarat, tanpa
terjadi pertempuran karena melihat mukjizat yang dianugerahkan kepada umat
NabiMuhammad SAW.
Anugerah yang agung yang diberikan
Allah kepada Nabi Muhammad SAW dan umatnya untuk membuktikan bahwa Nabi Muhammad
SAW adalah utusan Allah SWT. Dan jikalau kita membicarakan mukjizat Nabi
Muhammad SAW amatlah agung, amatlah banyak, Nabi Sulaiman AS dilimpahkan
kekayaan oleh Allah SWT yang amat banyak, sedangkan Nabi Muhammad ditawarkan
oleh Allah agar gunung Uhud menjadi emas dan senatiasa mengikuti beliau, akan
tetapi ditolak oleh Nabi Muhammad SAW, siapa yang lebih agung? Yang meneria
kekayaan atau yang menolak kekayaan?tentu Rasulullah SAW.
Inilah Nabi Muhammad SAW dan harus
kita tetapkan didalam hati kita sebagai I'tiqad , sebagai kepercayaan
tentang Nabi Muhammad SAW, dan orang yang menanamkan kepercayaan ini dalam
hatinya tentang keagungan Nabi Muhammad SAW maka mau tidak mau akan mengenal
cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
Mudah-mudahan kita dijadikan sebagai
manusia - manusia yang dekat dengan Rasulullah, yang cinta kepada Nabi Muhammad
SAW, dikuatlkan iman kita oleh Allah , dan mudah-mudahan dosa-dosa kita
diampuni oleh Allah SWT. Marilah kita jalankan doa yang barusan diajarkan oleh
Nabi Muhammad! Kita baca, dosa - dosa kita sangatlah banyak akantetapi semakin
banyak kita meminta ampunan maka seluruh dosa - dosa kita diampuni oleh Allah
SWT .
اللهم ظلمنا أنفسنا ظلما كثيرا وظلما كبيرا , ولا يغفر الذنوب
إلا أنت , فاغفرلنا مغفرة من عندك وارحمنا إنك أنت الغفورالرحيم , يا أرحم الراحمين ويا
أجودالأجودين ويا راحم المساكين ويا ذاالقوة المتين. وصلى الله على سيدنا محمد
النبي الأمي و على آله وصحبه أجمعين والحمدلله رب العالمين. والسلام عليكم ورحمة الله
وبركاته



No comments :
Post a Comment