Blog Berbagi Informasi

Tuesday, 15 August 2017

MAKNA DIBALIK ARUNG JERAM

No comments :

MAKNA DIBALIK ARUNG JERAM 


Jika dianalogikan, maka perjalanan kehidupan perusahaan mirip dengan kegiatan arung jeram, ditengah-tengah arus sungai dinamika perusahaan, maka semua pegawai seyogianya tunduk dan taat pada sistem, aturan, dan prosedur yang berlaku secara konsisten dan konsekuen. Ibarat jeram yang tidak dapat diprediksi sebelumnya, begitu pun setiap perubahan yang terjadi dalam lingkungan eksternal perusahaan. Tidak ada kesempatan untuk mencari pembenaran, apalagi untuk mengelak. Satu-satunya cara untuk melewati jeram tersebut adalah dengan melewatinya. Hampir tidak ada waktu maupun celah untuk mencari siapa yang salah, terutama dalam situasi kompetisi yang pelik ini.

Satu-satunya cara untuk mengarungi ‘jeram-jeram’ perusahaan saat ini adalah dengan memelihara kekompakkan tim. Ambisi yang terlalu berlebihan dari setiap anggota tim untuk meraih posisi tanpa melihat atau mengasah kompetensi akan membuat tim goyah dan semakin tidak terarah. Penyerapan anggaran yang tidak dilandasi oleh nilai-nilai kejujuran dan kejernihan hati akan semakin membuat perusahaan lemah dalam mengarungi perubahan yang terjadi karena mengalami keboroan di sana-sini.

Layaknya seorang skipper (kapten) perahu, setiap pemimpian di setiap lini mana pun harus mampu memainkan peran yang proporsional dan professional. Seorang kapten tidak akan segan menegur awaknya yang tidak menjalankan prosedur dengan benar. Seorang kapten pun tidak perlu menerima pujian atau fasilitas dan pelayanan dari awaknya karena kepemimpinannya yang baik. Tujuan mereka adalah semata-mata sampai pada tujuan dengan selamat dan semua peserta mampu menikmati perjalanan yang penuh tantangan tersebut. Salah satu kunci sukses adalah taat pada sistem dan prosedur adalah pengawasan (controlling) yang optimal. Ibarat kapten yang senantiasa memperhatikan fadel (dayung) awaknya serta arah dayung yang dilakukan, demikian pula setiap pemimpin harus mampu melakukan pengawasan yang dilandasi kepedulian (care) yang tinggi.


Rafting Citarik Sukabumi

Kapten adalah orang yang sangat kompeten dalam melakukan seluk beluk kegiatan arung jeram, dari mulai penyiapan alat-alat, perjalanan, dan setelah kegiatan berlangsung. Dia mampu mengarahkan ke mana perahu dijalankan, seberapa jauh harus berbelok, kapan saatnya mundur, dan kapan saatnya maju adalah karena memang dia mampu (kompeten) melakukan hal tersebut. Ketika ada banyak jeram yang harus dilewati, berdasarkan kompetensi dan analisis kemampuan tim, dia pun mampu melewatinya dengan efektif. Oleh karena itu, dalam mengarungi ‘jeram’ perusahaan yang semakin kompetitif saat ini, tidak ada pilihan lain selain para pemimpin di tiap lini haruslah orang yang kompeten.

Penetapan orang yang tepat pada tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat pula, diharapkan mampu memimpin biduk perusahaan maupun unit kerjanya untuk tampil maksimal. Ibarat seorang kapten, maka para pemimpin di tiap lini di perusahaan pun seyogianya menguasai setiap sistem, aturan, maupun prosedur yang berlaku untuk tia-tiap aktivitas kegiatan unit kerjanya. Model pemimpin yang efektif adalah ketika untuk kali pertama ia menunjukkan sistem keteladanannya melakukan seluruh sistem dan prosedur dengan baik. Dengan demikian, ia pun mampu dan ‘berkuasa’ untuk melakukan pengawasan dengan optimal.

Nikmatnya melakukan kegiatan arung jeram adalah karena ada jeramnya untuk diarungi. Nikmatnya menjalani kehidupan bisnis network kita adalah justru karena setiap waktu kita berhadapan dengan jeram-jeram kehidupan bisnis yang selalu berubah-ubah. Disinilah kekompakkan tim diuji, kompetensi pemimpin diasah, serta sikap mental diarahkan lebih positif. Selamat berarung jeram di bisnis network marketing.

No comments :

Post a Comment