Pancasila
Sebagai Paradigma Kebebasan Beragama
Disusun oleh:
Asep Jamaludin
MA10050
Tugas
Mata Kuliah Pendidikan Pancasila
STIE TRIGUNA BOGOR 2017
| Michelle Chen - You are the Apple of My Eye |
A. Latar Belakang
Pancasila merupakan sumber nilai
dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bagi bangsa Indonesia. Artinya
seluruh tatanan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara menggunakan Pancasila
sebagai dasar moral atau norma dan tolak ukur tentang baik buruk, benar
salahnya sikap, perbuatan dan tingkah laku warga masyarakat bangsa Indonesia.
Selain sebagai sumber nilai,
pancasila berperan pula sebagai kerangka acuan pembangunan. Ada dua fungsi dari
pancasila sebagai kerangka acuan: pertama, Pancasila menjadi dasar visi yang
memberi inspirasi untuk membangun suatu corak tatanan sosial-budaya yang akan
datang, membangun visi masyarakat Indonesia di masa yang akan datang; kedua,
Pancasila sebagai nilai-nilai dasar menjadi referensi kritik sosial-budaya.
Peranan dari Pancasila yang jauh
lebih besar adalah pancasila sebagai paradigma bangsa, mulai dari pendidikan,
ideologi, politik, ekonomi, sosial-budaya, ketahanan nasional, hukum, ilmu dan
teknologi, hingga kehidupan beragama.
Telah kita ketahui bersama bahwa
bangsa Indonesia merupakan bangsa yang plural, baik dari segi etnis, bahasa,
agama, suku, ras, adat, dan lain sebagainya. Namun, tak semua masyarakat
menyadari akan perbedaan tersebut dan kemajemukan bangsa Indonesia, sehingga
yang terjadi adalah timbulnya berbagai konflik di berbagai daerah yang
disebabkan oleh SARA. Selain itu, penyebab utama timbulnya konflik yang berbau
SARA, khususnya pada agama adalah minimnya pemahaman dan pengamalan akan sila
pertama Pancasila oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Minimnya rasa
toleransi pun menjadi salah satu unsur penyebab konflik agama.
Untuk menghidupkan kembali dan membangun paradigma kehidupan masyarakat yang beragama dan kerukunan antar umat beragama maka dalam pelaksanaannya di dalam masyarakat nilai-nilai Pancasila harus ada dalam proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan maupun dalam evaluasinya. Untuk mengetahui lebih mendalam, maka makalah ini membahas mengenai pancasila sebagai paradigma kehidupan beragama.
Untuk menghidupkan kembali dan membangun paradigma kehidupan masyarakat yang beragama dan kerukunan antar umat beragama maka dalam pelaksanaannya di dalam masyarakat nilai-nilai Pancasila harus ada dalam proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan maupun dalam evaluasinya. Untuk mengetahui lebih mendalam, maka makalah ini membahas mengenai pancasila sebagai paradigma kehidupan beragama.
Baca selengkapnya pada link di bawa ini
No comments :
Post a Comment